Jumat, 21 Desember 2012

Konservasi Tanah Dan Air Perkebunan Kelapa Sawit


Konservasi Tanah Dan Air Perkebunan Kelapa Sawit. Konservasi tanah dalam arti yang luas adalah penempatan setiap bidang tanah pada cara penggunaan yang sesuai dengan kemampuan tanah tersebut dan memperlakukannya sesuai dengan syarat-syarat yang diperlukan agar tidak terjadi kerusakan tanah.

Dalam arti yang sempit konservasi tanah diartikan sebagai upaya mencegah kerusakan tanah oleh erosi dan memperbaiki tanah yang rusak oleh erosi.

Konservasi air pada prinsipnya adalah penggunaan air hujan yang jatuh ke tanah untuk pertanian seefisien mungkin, dan mengatur waktu aliran agar tidak terjadi banjir yang merusak dan terdapat cukup air pada waktu musim kemarau.

Konservasi tanah mempunyai hubungan yang sangat erat dengan konservasi air. Setiap perlakuan yang diberikan pada  sebidang tanah akan mempengaruhi tata air pada tempat itu dan tempat-tempat di hilirnya. Oleh karena itu konservasi tanah dan konservasi air merupakan dua hal yang berhuibungan erat sekali; berbagai tindakankonservasi tanah adalah juga tindakan konservasi air.

Di perkebunan kelapa sawit ada beberapa upaya konservasi tanah dan air yang harus di lakukan untuk mempertahankan kesuburan tanah :
1. Tidak melakukan semprot total
Untuk menghindari erosi maka tanah sebisa mungkin harus dalam keadaan tertutup oleh karena itu semprot total harus di hindari agar rumput dapat berfungsi untuk menahan erosi.

2. Menyusun Pelepah
Pelepah kelapa sawit harus di susun dengan bentuk melintang pada areal miring dan berbantuk "U" pada areal datar. Gunanya adalah sebagai penahan arosi saat terjadi hujan.

3. Membuat Tapak Kuda
Untuk areal dengan kemiringan tinggi sangat di wajibkan membuat tapak kuda sehingga erosi dapat di kurangi.

4. Membuat Teresan
Fungsi teresan adalah sebagai jalan untuk melaksanakan aktivitas dan sekaligus untuk menahan dan mencegah erosi.
5. Membuat Embung
Embung di buat sebagai tempat untuk menahan erosi yang terbawa oleh air, pada saat embung sudah penuh maka di lakukan pengalian kembali.

6. Membuat benteng
Benteng dapat di kombinasikan dengan embung sebagai penahan erosi di daerah yang curam.

Demikian informasi tentang upaya konservasi tanah dan air di perkebunan kelapa sawit. Semoga bermanfaat.
Anda sedang membaca artikel berjudul Konservasi Tanah Dan Air Perkebunan Kelapa Sawit dengan url http://konsultasisawit.blogspot.com/2012/12/konservasi-tanah-dan-air-perkebunan.html , Jika suka dengan artikel Konservasi Tanah Dan Air Perkebunan Kelapa Sawit dengan url http://konsultasisawit.blogspot.com/2012/12/konservasi-tanah-dan-air-perkebunan.html silahkan di copy dan jangan lupa menuliskan sumbernya. Anda dapat berlangganan update dari blog ini dengan mengisi email di bawah ini

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Silahkan Follow Kami di twitter
Jika ingin melihat artikel lainnya anda dapat mengklik link populer dibawah ini atau sitemap diatas.Terima kasih atas kunjungan anda di http://konsultasisawit.blogspot.com

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...