Kamis, 12 September 2013

Cara Pengendalian Kentosan Sawit

Cara Pengendalian Kentosan Sawit. Diperkebunan kelapa sawit sering kita jumpai yang namanya kentosan, apakah kentosan itu? Kentosan adalah anak kelapa sawit yang tumbuh di lokasi kebun kelapa sawit yang akhirnya menjadi gulma terutama jika dalam jumlah yang sangat banyak. Dibeberapa kebun hal ini menjadi masalah yang sangat utama karena banyak terdapat kentosan di kebun sehingga menggangu aktifitas karyawan untuk bekerja.

Terjadinya kentosan disebabkan oleh berondolan yang tinggal (losses) baik di piringan, pasar pikul, gawangan dan tempat pengumpulan hasil (tph) karena tidak di kutip oleh pekerja panen atau tukang kutip berondolan. Brondolan ini kemudian tumbuh dan berkembang. Akibat ketidak disiplinan pekerja maka pengusaha kelapa sawit akan mengalami kerugian karena seharusnya berondolan tersebut adalah produksi yang memiliki nilai jual bersamaan dengan tandan buah segar.



Kerugian yang ditimbulkan oleh kentosan :
   1.      Memerlukan biaya yang tinggi untuk pengendalian karena susah untuk di kendalikan 
   2.      Merusak estetika kebun 
   3.      Gulma yang berbahaya karena akan tumbuh dengan cepat 
   4.      Mengangu pekerja saat memupuk dan panen
   5.      Tempat tinggal hama tikus sehingga dapat menjadi hama yang banyak

Pengendalian kentosan dapat dilakukan dengan beberapa cara : 
   1.      Manual
Secara manual pengendalian kentosan dilakukan dengan cara mendongkel menggunakan cados (cangkul dodos) kemudian di kumpulkan atau diletakkan di atas pelepah kering karena jika menyetuh tanah maka ada kemungkinan kentosan akan tumbuh kembali. Pekerjaan ini biasanya dilakukan jika kentosan yang ada hanya sedikit di lapangan untuk menekan biaya pengendalian kentosan yang diperlukan.
   2.      Kimia
Secara kimia kentosan dapat dikendalikan dengan menggunakan bahan kimia yang berbahan aktif glifosat dengan konsentrasi 0,15%. Perlu di perhatikan agar pada saat penyemprotan agar seluruh bagian kentosan mulai dari daun dan batang kena secara merata.
Dibeberapa tempat karena jumlah kentosan yang sedikit pengendalian dapat juga di lakukan dengan menggunakan sistem penyiraman dengan menggunakan larutan glifosat 0,15% yang di masukkan kedalam botol kecap. Cara aplikasinya adalah jika ada kentosan maka larutan tersebut di siramkan ke kentosan tersebut seperti member kecap ke makan.


   3.      Supervisi

Cara ini adalah cara yang paling efektif karena lebih baik mencegah daripada mengobati jadi lebih baik mencegah sumber kentosan dari pada mengendalikan  kentosannya. Cara yang dapat dilakukan adalah melakukan supervisi yang ketat terhadap pemanen, pengutip brondolan dan kenek truk saat panen dan angkut tandan buah segar sehingga tidak ada losses brondolan di lapangan. Cara yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan cek ancak saat panen untuk mengetahui brodolan tinggal dan mengecek tph setelah pengangkutan untuk mengetahui brondolan yang tinggal di tempat tersebut. Cara ini akan lebih mengutungkan daripada harus mengendalikan kentosan sendiri.

Demikian informasi tentang cara pengendalian kentosan di perkebunan kelapa sawit semoga dapat bermanfaat bagi kita semua.
Anda sedang membaca artikel berjudul Cara Pengendalian Kentosan Sawit dengan url http://konsultasisawit.blogspot.com/2013/09/cara-pengendalian-kentosan-sawit.html , Jika suka dengan artikel Cara Pengendalian Kentosan Sawit dengan url http://konsultasisawit.blogspot.com/2013/09/cara-pengendalian-kentosan-sawit.html silahkan di copy dan jangan lupa menuliskan sumbernya. Anda dapat berlangganan update dari blog ini dengan mengisi email di bawah ini

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Silahkan Follow Kami di twitter
Jika ingin melihat artikel lainnya anda dapat mengklik link populer dibawah ini atau sitemap diatas.Terima kasih atas kunjungan anda di http://konsultasisawit.blogspot.com

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...