Kamis, 22 Agustus 2013

Cara Pembuatan Teras kontur (contour terrace)

Cara  Pembuatan Teras kontur (contour terrace). Perkebunan kelapa sawit tidak selamanya ditanam di daerah yang datar terutama areal baru karena areal yang datar sudah di tanam oleh perkebunan sebelumnya sedangkan tanah yang tersedia saat ini cenderung tanah yang memiliki topografi bergelombang dan berbukit oleh karena itu di perlukan usaha untuk melakukan konservasi tanah agar kegiatan pengelolaan kebun kelapa sawit menjadi lebih efisien dan efektif.

Teras kontur atau terasering di buat pada areal yang miring dengan kemiringan > 15°, hal ini dilakukan untuk mempermudah aktivitas penanaman, perawatan dan pemanenan kelapa sawit nantinya. Untuk areal yang memiliki kemiringan yang sangat curam maka disarankan untuk tidak menanam kelapa sawit tetapi menjadikannya sebagai areal konservasi karena rawan longsor.



Adapu manfaat dari terasan adalah sebagai berikut :
  1. Tempat menanam tanaman yang sudah rata
Areal yang sebelumnya miring setelah dilakukan teras maka akan menjadi rata dengan lebar minimal 3 m.

  1. Menghindari erosi tanah
Teras yang sudah rata akan menahan air hujan dan meresapkannya kedalam tanah sehingga laju aliran air hujan dapat berkurang sehingga erosi juga akan berkurang.

  1. Menghindari kehilangan unsur hara tanah dan pencucian pupuk
Karena teras berbentuk rata dan erosi rendah maka unsur hara yang ada dalam tanah akan lebih bertahan lama sehingga areal akan lambat menjadi tandus.

  1. Mempermudah kegiatan perawatan tanaman kelapa sawit
Perawatan tanaman akan lebih mudah karena jika miring maka pekerja harus berjalan mendaki sedangkan dengan terasan maka lokasi kerja menjadi datar keduali antar terasan. Hal ini akan mempermudah kegiatan perawatan kelapa sawit  seperti pengendalian gulma, pemupukan dan tunas.

  1. Mempermudah kegiatan panen dan pengangkutan buah kelapa sawit
Kegiatan panen akan lebih mudah dilakukan pemanen karena tempat panen menjadi rata sedangkan jika berbuki maka pekerja beresiko terjatuh dan harus menjaga posisi saat panen.

  1. Meningkatkan produktivitas pekerja
Produktivitas pekerja akan meningkat karena pekerja berada pada teras dengan lebar 3 meter sehingga lebih leluasa jika dibandingkan dengan tanah yang tidak di teras.

  1. Mengurangi kecelakaan kerja
Kecelakaan kerja akan berkurang karena lokasi pekerja untuk bekerja lebih nyaman sehingga resiko terpeleset dan terjatuh saat bekerja menjadi lebih rendah.

Cara pembuatan teras dilakukan dengan beberapa tahap sebagai berikut ini :
1.        Memancang teras
•     Tentukan satu titik di areal paling curam
•     Buat satu garis lurus ke arah lembah dengan jarak masing-masing titik 7,3
•     Jarak antar teras minimum 7 m dan maksimum 8 m. Apabila jarak antar teras menyempit (< 7m) atau melebar (> 8 m), maka pembuatan teras harus diputus dan dimulai pembuatan teras dengan titik baru dengan jarak 7 m.
•     Untuk membedakan pancang teras antara satu terasan dengan terasan yang lain, sebaiknya digunakan warna pancang yang berbeda.

2.       Pembuatan
•     Teras kontur yang pertama di buat adalah  teras yang paling atas kemudian dilanjutkan teresan di bawahnya
•     Teras kontur harus dibuat dengan permukaan yang miring ke dinding teras dengan sudut miring 10° – 15°   dan tepat pada pancang tanaman
•     Lebar teras 3 - 4 m, sedangkan teras penghubung antar tanaman 1 m
•     Permukaan tanah teras harus bersih dari tunggul-tunggul dan kayu
•     Lakukan pengerasan (penggeblekan) hingga padat.

Jika terasan sudah digunakan maka perlu dilakukan perawatan, pemeriksaan dilakukan secara rutin yaitu setiap tahun dan jika di temukan kerusakan maka dilakukan perbaikan secepatnya untuk menghinari kerusakan yang lebih besar. Kerusakan yang umum terjaidi adalah longsor dan berkurangnya kemiringan karena erosi tanah dari terasan di atasnya.

Perbaikan dilakukan secara manual dengan menggunakan alat cangkul dan karung untuk menimbun teras yang longsor sedangkan jika kemiringan berkurang maka tanah dilakuka pembentukan lemiringan teras lagi hingga membentuk 10° – 15° dan memadatkan pinggiran bila perlu,dilaksanakan setahun sekali.


Demikian informasi tentang cara pembuatan terasan semoga dapat membantu dan bermanfaat buat anda.
Anda sedang membaca artikel berjudul Cara Pembuatan Teras kontur (contour terrace) dengan url http://konsultasisawit.blogspot.com/2013/08/cara-pembuatan-teras-kontur-contour.html , Jika suka dengan artikel Cara Pembuatan Teras kontur (contour terrace) dengan url http://konsultasisawit.blogspot.com/2013/08/cara-pembuatan-teras-kontur-contour.html silahkan di copy dan jangan lupa menuliskan sumbernya. Anda dapat berlangganan update dari blog ini dengan mengisi email di bawah ini

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Silahkan Follow Kami di twitter
Jika ingin melihat artikel lainnya anda dapat mengklik link populer dibawah ini atau sitemap diatas.Terima kasih atas kunjungan anda di http://konsultasisawit.blogspot.com

Tidak ada komentar :

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...