Thursday, October 31, 2013

Cara Pengendalian Bambu Hingga Tuntas

Cara Pengendalian Bambu Hingga Tuntas. Gulma dapat di defenisikan tumbuhan yang merugikan secara ekonomis, merusak estetika dan bukan tanaman utama. Perkebunan kelapa sawit sering dihadapkan pada gulma yang spesifik dengan volume yang sangat besar sehingga membuat kebun kelapa sawit menjadi sangat jelek di lihat secara pandangan mata. Salah satu gulma yang sering dijumpai dalam jumlah besar di perkebunan adalah bamboo dimana pertumbuhannya sering dalam jumlah yang sangat banyak dan cara pengendaliannya membutuhkan keseriusan agar dapat menjadi tuntas.

Klasifikasi Bambu
Di seluruh dunia terdapat 75 genus dan 1.500 spesies bambu. Di Indonesia sendiri dikenal ada 10 genus bambu, antara lain: Arundinaria, Bambusa, Dendrocalamus, Dinochloa, Gigantochloa, Melocanna, Nastus, Phyllostachys, Schizostachyum, dan Thyrsostachys. Bambu tergolong keluarga Gramineae (rumput-rumputan) disebut juga Hiant Grass (rumput raksasa), berumpun dan terdiri dari sejumlah batang (buluh) yang tumbuh secara bertahap, dari mulai rebung, batang muda dan sudah dewasa pada umur 3-4 tahun. Batang bambu berbentuk silindris, berbuku-buku, beruas-ruas, berongga, berdinding keras, pada setiap buku terdapat mata tunas atau cabang.
• Kingdom : Plantae
• Divisio : Magnoliophyta
• Classis : Magnoliopsida
• Sub classis : Commelinidae
• Ordo : Cyperales
• Familia : Poaceae
• Genus : Bambusa
• Species : Bambusa sp

Morfologi Bambu
Akar bambu berbentuk serabut yang terdapat dibawah tanah membentuk sistem percabangan, dimana dari ciri percabangan tersebut nantinya akan dapat membedakan asal dari kelopok bambu tersebut. Bagian pangkal akar ripangnya lebih sempit dari pada bagian ujungnya. 

Batang-batang bambu muncul dari akar-akar rimpang yang menjalar. Batang yang sudah tua keras dan umumnya berongga, berbetuk silinder memanjang dan terbagi dalam ruas-ruas. Tinggi tanaman bambu sekitar 0,3 m sampai 30 m. Diameter batangnya 0,25-25 cm dan ketebalan dindingnya sampai 25 mm. 

Daun bambu tergolong daun lengkap karena memiliki pelepah, tangkai dan helai daun. Pada batang yang sudah tua pelepah batangnya mudah gugur. Daun bambu berbentuk pita dengan ruas anak daun yang menjari.

Bambu tertentu menghasilkan bunga tetapi sedikit yang menghasilkan biji.

Jenis – Jenis Bambu
? Arundinaria japonica Sieb & Zuc ex Stend ditemukan di Jawa.
? Bambusa arundinacea (Retz.) Wild. (Pring Ori) di Jawa dan Sulawesi
? Bambusa atra Lindl. (Loleba) di Maluku.
? Bambusa blumeana Bl. ex Schul. f. (Bambu Duri) di Jawa, Sulawesi, dan Nusa Tenggara.
? Bambusa glaucescens (Wild) Sieb ex Munro. (Bambu Pagar; Cendani) di Jawa.
? Bambusa vulgaris Schard. (Awi Ampel; Haur Kuneng; Haur Hejo; Pring Kuning) di Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Maluku. 
? Dendrocalamus asper (Bambu Petung) di Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali, dan Sulawesi.
? Dendrocalamus giganteus Munro. (Bambu Sembilang) di Jawa
? Gigantochloa achmadii Widjaja. (buluh Apus) di Sumatera.
? Gigantochloa hasskarliana (Bambu Lengka Tali) di Sumatera, Jawa, dan Bali.
? Gigantochloa kuring (Awi Belang) di Jawa.
? Gigantochloa levis (Blanco) Merr. (Bambu Suluk) di Kalimantan
? Gigantochloa nigrocillata Kurz (Bambu Lengka; Bambu Terung; Bambu Bubat) di Jawa.
? Gigantochloa pruriens (Buluh Rengen) di Karo Sumatera Utara.
? Gigantochloa psedoarundinaceae (Bambu Andong; Gambang Surat; Peri) di Jawa.
? Gigantochloa ridleyi Holtum. (Tiyang Kaas) di Bali.
? Gigantochloa verticillata (Bambu Hitam)
? Phyllostachys aurea A&Ch. Riviera (Bambu Uncea; Bambu Buluh Kecil) di Jawa.
? Schizotachyum blunei Ness. (Bambu Wuluh; Bambu Tamiang) di Jawa, Nusa Tenggara Timur, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku

Manfaat Bambu
Di Indonesia banyak jenis bambu dimanfaatkan sebagai bahan makanan, bangunan (kontruksi), Transportasi, Pembuatan alat musik seperti angklung, kerajinan rumah tangga dan ornamen, serta sebagai bahan pengobatan alami.

Kerugian Akibat Bambu
Banyak kerugian yang disebabkan oleh tanaman bambu diantaranya adalah sebagai berikut ini :
1. Pertumbuhan sangat cepat
Bambu memiliki pertumbuhan yang sagat cepat karena pertumbuhannya adalah melalui rimpang sehingga cepat untuk tumbuh di sekitar rumpunnya. Pertumbuhan rumpun bambu sangat tinggi karena dapat melebar hingga 2-3 meter pertahun hal ini di sebabkan karena   pertumbuhan anakan bambu selalu mengarah keluar. Bahkan di beberapa lokasi rumpun bambu yang dahulunya satu dapat terpisah menjadi beberapa rumpun karena pertumbuhan anakan yang selalu mengarah keluar tersebut.
Selain pertumbuhan melalui rimpang bambu dapat juga tumbuh jika ada bagian batang yang tertancap ke dalam tanah karena pada buku ruas akan menumbuhkan akar sehingga potongan batang bambu akan tumbuh membentuk rumpun yang baru.
Karena pertumbuhan yang sangat cepat ini maka akan ditemukan kesulitan untuk mengendalikan bambu secara manual sehingga diperlukan pengendalian secara kimia atau dengan dongkel menggunakan alat mekanis 
2. Populasi Tinggi
Pertumbuhan yang sangat cepat menyebabkan populasi bambu  berkembang dengan cepat sehingga akan mendekati tanaman selain itu bambu memiliki pertumbuhan yang cepat kearah atas sehingga jika tanaman kelapa sawit masih kecil maka akan ternaungi oleh tajuk bambu akibatnya cahaya yang diterima oleh kelapa sawit akan menjadi rendah. Hal ini akan meyebabkan kelapa sawit mengalami etiolasi karena terjadi perebutan cahaya dengan bambu.
3. Kehilangan Unsur Hara Tinggi
Bambu memiliki akar tunggal sehingga unsur hara akan cepat terserap oleh tanaman bambu akibatnya persaingan antara tanaman dengan bambu akan sangat tinggi dan biasanya bambu akan menyerap lebih banyak unsur hara daripada tanaman kelapa sawit. Selain itu bambu juga menghasilkan zat yang beracun pada akarnya yang mengakibatkan akar tanaman kelapa sawit mengalami keracunan  sehingga pertumbuhannya menjadi sangat terbatas. 
Bambu menyerap unsur hara lebih banyak dari pada tanaman kelapa sawit sehingga sawit menjadi kurus dan tanah menjadi cepat tandus.
4. Daya Resistensi Terhadap Pestisida
Bambu memiliki kulit yang sangat tebal pada bagian batang dan daun,  bagian ini juga memiliki lapisan lilin sehingga sangat sulit ditembus oleh bahan kimia (herbisida).  Hal inilah yang membuat sehingga sangat sulit untuk mengendalikan gulma bambu di perkebunan kelapa sawit. 
5. Menggangu Pekerja
Tanaman bambu memiliki bulu yang sangat halus pada bagian daun dan batang sehingga akan menyebabkan rasa gatal dan akhirnya menimbulkan iritasi pada kulit jika terpapar pada pekerja di perkebunan kelapa sawit. 

Cara Pengendalian Bambu
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk pengendalian bambu :
1. Mekanis
Pengendalian secara mekanis adalah dengan menggunakan alat berat jenis excavator untuk mendongkel setiap rumpun bambu dan membalikkan batangnya arah kebawah sehingga bambu tidak akan tumbuh lagi. Cara ini efektif jika dilakukan bersamaan dengan stacking sehingga dapat mengurangi biaya.

2. Kimia
Pengendalian bambu secara kimia adalah dengan mengunakan herbisida jenis glifosat karena bekerja secara sistemik. Agar dapat menembus bagian kulit bambu maka sebelum melakukan peracunan maka terlebih dahulu semua batang yang ada di tebang dengan menggunakan pisau dan di sisakan sekitar 30 cm dari permukaan tanah.

Sampah dan sisa bambu kemudian di bersihkan di sekitar rumpun sehingga pada saat peracunan semua bagian batang dan anakan bambu dapat di racuni.

Siapkan racun dengan konsentrasi 15 – 20% kemuadian siramkan secara merata pada rumpun bambu yang sudah di bersihkan.

3. Secara Organik
Menurut informasi yang didapat dari beberapa rekan di perkebunan bahwa pengendalian bambu juga dapat dilakukan dengan menggunakan ampas kelapa dimana bambu yang sudah di tebang ditaburi dengan ampas kelapa dan rumpun bambu tersebut akan membusuk.

Demikian informasi tentang cara pengendalian bambu yang dapat di berikan jika anda memiliki pengalaman di luar cara ini dipersilahkan untuk berbagi di kolom komentar. 

Monday, October 7, 2013

Cara Pendidikan Orang Dewasa

Metode dan Fungsi Pendidikan Orang Dewasa. Semua orang berhak untuk mendapatkan pendidikan untuk meningkatkan kemampuan yang dimiliki dan juga mengasah kemampuan baru tentunya karena setiap saat pasti ada ilmu baru yang datang dari hasil penelitian terbaru. Tetapi sering sekali orang dewasa sulit untuk mendapatkan metode pendidikan yang tepat karena kemampuan untuk mengigat dan memahami pelajaran baru sudah sangat terbatas. Karena hal tersebutlah sehingga muncul sistem pendidikan orang dewasa yang sangat berbeda dengan pendidikan formal di sekolahan. Pada artikel sebelumnya konsultasisawit telah menyampaikan pendidikan orang dewasa dan konsep belajarnya pada posting kali ini akan di sampaikan tehnik atau metode dan fungsi belajar orang dewasa tersebut.

Ada beberapa teknik atau metode yang dapat digunakan untuk membantu orang dewasa belajar, antara lain: 
1. Presentasi.  
Teknik  ini  meliputi  antara  lain:  ceramah,  debat,  dialog, wawancara,  panel,  demonstrasi,  film,  slide,  pameran,  darmawisata,  dan membaca. 
2. Teknik Partisipasi peserta. 
Teknik ini meliputi antara lain: tanyajawab, permainan peran, kelompok pendengar panel reaksi, dn panel yang diperluas. 
3. Teknik Diskusi. 
Teknik ini terdidi atas diskusi terpimpin, diskusi yang bersumberkan dari buku, diskusi pemecahan masalah, dan diskusi kasus. 
4. Teknik Simulasi. 
Teknik ini terdiri atas: permainan peran, proses insiden kritis, metode kasus, dan permainan.

Pendidik orang dewasa mempunyai fungsi antara lain: 
1. Menilai  kebutuhan  belajar  individu,  lembaga  dan  masyarakat  untuk pendidikan  orang  dewasa  yang  sesuai  dengan  lingkungan  organisasinya (fungsi diagnostik). 
2. Menetapkan dan mengelola struktur organisasi untuk pengembangan dan pelaksanaan yang efektif dari suatu program pendidikan orang dewasa (fungsi organisasi). 
3. Merumuskan  tujuan  yang  sesuai  dengan  kebutuhan  belajar  yang  telah ditetapkan, dan merencanakan suatu program kegiatan untuk mencapai tujuan tersebut (fungsi perencanaan). 
4. Menciptakan  dan  mengawasi  prosedur  yang  diperuntukan  bagi pelaksanaan  suatu  program  secara  efektif,  termasuk  memilih  dan  melatih ketua-ketua  kelompok  belajar,  tutor,  mengatur  fasilitas  dan  proses administrasi,  seleksi  dan  penerimaan  pebelajar,  dan  pembiayaan  (fungsi administrasi). 
5. Menilai  efektivitas  program  pendidikan  yang  dilaksanakan  (fungsi evaluasi).

Demikian informasi tentang Tehnik, metode dan fungsi Pendidikan Orang Dewasa, semoga bermanfaat.

Sunday, September 22, 2013

Curriculum Vitae (CV) Yang Baik

Curriculum Vitae (CV) Yang Baik. Untuk melamar pekerjaan pasti kita akan melengkapi semua data yang diminta oleh perusahaan yang menyediakan lowongan kerja diantaranya adalah surat lamaran kerja, curriculum vitae (cv) atau daftar riwayat hidup, copy Ijazah dan transkrip nilai, copy kartu tanda penduduk dan sertifikat pelatihan yang sudah di miliki. Agar lulus seleksi administrasi maka ada trik khusus yaitu dengan membuat daftar riwayat hidup yang lengkap dan menarik serta sesuai dengan kwalifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan yang akan di lamar. Bagaimana cara untuk membuat daftar riwayat hidup yang benar akan di jelaskan dibawah ini.

Berikut ini beberapa tips dalam penulisan cv atau daftar riwayat hidup yang benar :
- Data lengkap dan sesuai
  Semua data identitas anda harus diisi dengan benar jangan sampai ada perbedaan pada setiap dokumen yang anda lampirkan seperti ktp, ijazah dan daftar riwayat hidup.
- Lengkap Tapi Ringkas
  Tuliskan identitas anda mulai dari nama, alamat, status pernikahan, kemampuan-kemampuan, latar belakang pendidikan dan juga informasi-informasi tambahan lainnya yang sekiranya bisa menunjang profil Anda di mata staf personalia atau HRD. Misalnya pelatihan yang pernah diikuti, kursus atau pengalaman organisasi.
- Teliti Sebelum Mengirim
  Untuk membutikan bahwa anda seora yang teliti maka sebelum mengirimkan CV dan surat lamaran, periksa terlebih dulu resume jangan sampai ada yang salah tulis.
- Maksimum Dua Halaman
  CV cukup anda buat sebanyak dua halaman saja tetapi sudah mencakup semua informasi inti tentang Anda.

Untuk mempermudah anda berikut beberapa contoh CV yang dapat anda pergunakan :

Data Pribadi
Nama Lengkap : Marie
Tempat, Tanggal Lahir : Jakarta, 19 Maret 1985
Jenis Kelamin : Laki-Laki
Kewarganegaraan : Indonesia
Agama : Islam
Status : Belum kawin
Identitas : KTP no. 5820007302293023
Alamat : Jl. Jenderal A. Yani No. 77 Brebes
No. Kontak : 0810000000001
Email : marie1@gmail.com

Pendidikan Formal :
1997-2003 : SD Negeri Brebes 1
2003-2006 : SMP Negeri 2 Brebes
2006-2009 : SMA Negeri 2 Brebes
2009-2013 : S1 Komunikasi, Universitas Indonesia

Pendidikan Informal
2007 : Kursus Bahasa Inggris, Brebes
2008 : Kursus Komputer Dasar (Ms.Word, Ms.Excell, Ms.Power Point, Corel Draw)
2010 : Pelatihan AMT

Riwayat Pekerjaan
2010 : Direct PT. Inter Technology Indonesia
2012 : Teknik Produksi PT. Adsense Indonesia

Demikian riwayat hidup ini saya buat dengan sebenarnya.

                                                                                                                        Jakarta, 9 September 2014



                                                                                                                                   (Marie)

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Data Pribadi

Nama : Sahrini
Tempat & Tanggal Lahir : Bandung, 14 Februari 1984
Jenis Kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Kewarganegaraan : Indonesia
Alamat : Jl. Permai Indah No. 1A Jakarta
Telepon : 021-7665239
HP : 0812-38xxxxx


Latar Belakang Pendidikan

• Formal
1991 – 1994 : SMPN 60, Jakarta
1994 – 1997 : SMEA 2 Jakarta
1997 – 2001 : Universitas Brawijaya, Malang

• Non Formal
1994 – 1996 : Kursus Komputer di Metro Kom, Malang
1996 – 1997 : Kursus Bahasa Inggris di English First, Malang
2003 – 2003 : Kursus Pajak (Brevet A & B)


Kemampuan
Kemampuan Akuntansi dan Administrasi (Accounting & Administration Skills) Journal printing & Calculation, Ledger, Project Data Updating, Teller, Salary Calculation, Petty Cash Payroll & Calculation, Inventory Controls)
Kemampuan Komputer (MS Word, MS Excel, MS PowerPoint, MS Access, MS Outlook dan Internet)
Sistem Perpajakan


Pengalaman Kerja

• Praktek Kerja Lapangan (PKL):
Praktek Kerja di PT. NETTER INDO JAYA, Jakarta
Periode : Mei 1997 - Juli 1997
Tujuan : Persyaratan kelulusan SMEA 2 Jakarta
Posisi : Operator Administrasi

• Rincian Pekerjaan:
- Mengupdate data konsumen
- Mengatur jadwal pertemuan dengan konsumen
- Menyiapkan surat-surat pernawaran untuk konsumen
- Menyiapkan tagihan

• Bekerja di PT. HEXOR CARGO, Jakarta
Periode : April 2003 - Oktober 2005
Status : Karyawan Tetap
Posisi : Staf bagian Finance

Rincian pekerjaan :
- Mengelola kas kecil
- Melakukan surat menyurat bisnis
- Mengontrol persediaan peralatan kantor
- Menerbitkan dan menerima faktur dari pemasok
- Penggajian (payroll)

Contoh Daftar Riwayat Hidup yang profesional

CURRICULUM VITAE
( Daftar Riwayat Hidup )


DATA PRIBADI

Nama : Ari Pratama
Jenis kelamin : Laki-laki
Tempat, tanggal lahir : Kutai, 1 Maret 1988
Kewarganegaraan : Indonesia
Status perkawinan : Belum Kawin
Tinggi, berat badan : 171 cm, 62 kg
Kesehatan : Sangat Baik
Agama : Islam
Alamat lengkap : Jl. Objek Wisata Bali Permai No. 11 Denpasar 80000
Telepon : 0361-124567xx
Handphone : 08112987xxx
E-mail : ari@yahoo.com


LATAR BELAKANG PENDIDIKAN

» Formal
1988 - 1993 : SD Negeri 1 Bandung
1993 - 1996 : SMP Negeri 1 Bandung
1996 - 1999 : SMU Negeri 2 Bandung
1999 - 2003 : Program Sarjana (S-1) Teknik Informatika, Universitas Udayana Bali
» Non Formal
2000 - 2001 : Kursus Bahasa Inggris di IALF Bali
... tambahkan jika ada


KEMAMPUAN

Kemampuan Teknik Komputer dan Informatika (Maintenance, Teknisi, Jaringan, MS Word, MS Excel, MS Power Point, MS Access, MS Outlook, dll).
Kemampuan Internet.
... tambahkan jika ada


PENGALAMAN KERJA
Bekerja di PT. Matahari Bali
Periode : Agustus 2004 - April 2007
Status : Pegawai Tetap
Posisi : Staf IT
... tambahkan jika ada

» Uraian singkat pekerjaan :
Sebagai Computer Engineering dan Maintenance
Mengontrol jaringan komputer dan internet
... tambahkan jika ada


Denpasar, 1 November 2012
Hormat saya,

(tanda tangan)

      Ari

Demikian informasi tentang curriculum vitae (cv) atau daftar riwayat hidup yang baik dan benar semoga dapat membantu dan bermanfaat.

Saturday, September 14, 2013

Pengendalian Penyakit Busuk Tandan Buah Sawit

Pengendalian Penyakit Busuk Tandan Buah Sawit. Kelapa sawit memiliki beberapa penyakit mulai dari bibitan hingga berproduksi. Penyakit ini juga disebabkan oleh beberapa hal ada akibat serangan jamur, bakteri dan virus. Penyakit kelapa sawit lebih sering terjadi pada bibitan dan pada tanaman dewasa umunya adalah akibat serangan jamur seperti ganoderma tetapi kali ini akan di bahas satu penyakit kelapa sawit yang menyerang tandan buah segar yaitu sering disebut dengan busuk buah atau Marasmius.

Penyakit busuk tandan (Marasmius-Bunch rot) terjadi disemua negara yang memiliki komoditi kelapa sawit. Penyakit ini disebabkan oleh jamur marasmius sehingga sering disebut dengan marasmius busuk buah. Negara yang pernah melaporkan serangan busuk buah paling besar adalah Indonesia, Malaysia Semenanjung dan Sabah. Serangan penyakit ini mencapai 25 % (4 - 5 tandan/pokok).

Jamur Marasmius sebenarnya hanya menyerang tandan-tandan buah yang busuk karena tidak di panen tetapi dalam kondisi yang lembab, miselium akan berkembang masuk ke dalam mesokarp dan menyebabkan busuk basah. Jika tidak dikendalikan maka patogen dapat menyebar dan menyebabkan kerusakan ke tandan-tandan buah yang ada di atasnya.

Gejala Serangan Jamur Marasmius
1. Ada benang-benang jamur yang berwarna putih (miselium) mengkilat yang meluas di permukaan tandan buah. 
2. Cendawan mengadakan penetrasi ke dalam daging buah (mesocarp) yang menyebabkan busuk basah. 
3. Buah berubah warna mejadi coklat muda, berbeda jelas dengan warna buah sehat.

Penyakit busuk tandan buah disebabkan oleh cendawan Marasmius palmivorus yaitu jamur saprofit yang umumnya hidup pada bermacam-macam bahan mati. Tetapi jamur tersebut mampu mengadakan infeksi pada jaringan hidup dan dapat berubah menjadi parasit

Cara Pengendalian Busuk Buah Marasmius
A. Secara kultur teknik
1. Menjaga jarak tanam
2. Melakukan tunasan sesuai rotasi
3. Menghindari buah tinggal di pokok saat panen
4. Membuang semua buah busuk di batang

B. Secara kimiawi
Pengendalian secara kimia dapat dilakukan dengna menggunakan fungisida karena penyakit ini disebabkan oleh jamur. Fungisida yang digunakan jenis yang efektif mengendalikan jamur golongan Basidiomycetes.

Demikian informasi tentang cara pengendalian busuk buah marasmius kepala sawit semoga dapat bermanfaat.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...