Friday, November 4, 2011

6 Cara Bercinta Terunik Ala Film Hollywood


6 cara bercinta  unik ala film - film hollywood. Ingin bercinta dengan pasangan anda maka anda dapat meniru adegan bercinta ala film-film Hollywood memang terlihat menggoda untuk ditiru. Namun, trik bercinta di dalam film tidak bisa disamakan dengan seks di kehidupan nyata. Ini adalah beberapa contoh tips bercinta ala film hollywood tersebut :


Mitos 1: Perempuan bisa orgasme dalam 3 detik
Seperti adegan quickie sex yang dilakukan Timothy Olyphant dan Jennifer Garner di film Catch And Release (2006). Saat mereka baru melakukannya di balik shower curtain, tiba-tiba tokoh yang diperankan Jennifer Garner sudah mencapai titik klimaks hanya dalam hitungan detik, tanpa foreplay.

Faktanya, banyak perempuan tidak bisa orgasme hanya dengan penetrasi Mr P saja, ataupun orgasme setelah bercinta beberapa detik. Menurut para pakar seks, perempuan baru siap bercinta setelah dua menit.

Mitos 2: Setiap perempuan punya bakat jadi stripper
Saat Demi Moore berakting di film Striptease, ia sebenarnya merasa peran ini agak berisiko untuk kariernya. Dengarkan saja pengakuan Lindsay Lohan yang melakoni peran ini di I Know Who Killed Me berikut. "Tiga jam saja belajar menari striptease, seluruh tubuh saya rasanya pegal-pegal".

Lalu, bagaimana jika pasangan meminta kita melakukannya? Yang pasti kita tak bisa bersaing dengan para aktris tersebut. Untuk melakukan adegan itu saja, mereka butuh latihan berminggu-minggu. Jadi tidak mungkin kita bisa melakukannya setiap saat tanpa latihan.

Mitos 3: Bercinta di berbagai tempat sangat seru
Di film, sepertinya orang nyaman-nyaman saja bercinta di tengah hujan tanpa kedinginan. Contohnya, adegan yang dilakukan Ryan Gosling dan Rachel Adams di film The Notebook. Orang juga nyaman bercinta di atas piano, sepertinya dilakukan Julia Robert dan Richard Gere di Pretty Woman atau di tangga rumah seperti film daur ulang The Thomas Crown Affair.

Mari kita kembali ke dunia nyata. Beberapa perempuan cenderung tak bisa orgasme saat mereka jauh dari tempat tidur yang hangat. Pesan moralnya adalah, jika Anda ingin bercinta di tempat umum sebaiknya lakukan foreplay dulu di rumah atau di mobil. Saat tiba di tempat umum, Anda sudah "siap".

Mitos 4: Setiap Perempuan terlihat cantik saat bercinta
Lihat saja betapa cantiknya Gwyneth Paltrow usai bercinta dengan Joseph Fiennes dalam Shakespeare in Love. Bahkan dalam film peraih Oscar, Monster's Ball, Halle Berry yang menggunakan thong seksi, rambutnya sama sekali tak berantakan usai melakukan adegan penuh "pergumulan".

Dalam kehidupan nyata, Anda tak selalu butuh lingerie seksi untuk bercinta. Dengan celana jeans pun bisa. Penampilan pun tak selalu harus terlihat cantik atau seksi. Meski bulu halus di bawah lengan Anda belum sempat dicukur, pasangan takkan terlalu memperhatikan. Asal ia mendapatkan keinginannya dan menikmati kepuasan seks, tanpa bercukur pun Anda tetap terlihat menarik. Realita seperti ini tak pernah muncul di film Hollywood.

Mitos 5: Gaya berdiri sangat mengasyikkan
Kenyataannya, banyak orang kesulitan melakukannya. Kalau tidak Mr P pasangan yang selalu meleset dari "target", Anda lah yang sulit bergerak. Jadi, aneh  juga membayangkan bagaimana Keira Knightley dan James McAvoy bisa mencapai orgasme yang begitu dahsyat dalam film Atonement.

Oh ya, perlu juga diperhatikan jika Anda bercinta dengan gaya berdiri di bawah shower. Posisi ini akan sangat sulit karena keberadaan air membuat lantai licin. Anda atau pasangan bisa terpeleset. Jangan sampai mau asyik, malah jadi sakit karena terjatuh.

Mitos 6: Tak ada ide romantis, buka saja lemari es
Pernah melihat bagaimana sejumlah film Hollywood menyajikan adegan pengalaman bercinta dengan menggunakan sarana makanan untuk foreplay? Sebut saja 9 ½ Weeks yang menggunakan media es, dan Varsity Blues yang memakai whipped cream. Sementara Last Tango In Paris memanfaatkan mentega.

Di film, semua trik itu sepertinya seru. Pada prakteknya tak semenyenangkan itu. Saat es menyentuh tubuh, rasa dingin akan terasa tidak nyaman. Whipped cream akan membuat badan lengket. Mentega membuat tubuh terasa licin. Jadi teringat bagaimana Betty di serial Ugly Betty melumuri cokelat cair ke tubuh Henry. Betty tidak memperkirakan bahwa cokelat hangat itu terasa menyakitkan di kulit Henry. Meski lucu, kisah Betty ini justru masuk akal.

sumber : kompas.com

Korban Pencurian Pulsa Di Aniaya Orang Tak Dikenal


Korban pencurian pulsa dianiyaya karena melapor ke polisi. Hendry Kurniawan (36), warga Bogor yang menjadi pelapor kasus dugaan pencurian pulsa ke Polda Metro Jaya, dianiaya oleh beberapa orang tak dikenal. Akibatnya, tulang kaki Hendry retak. Kondisi itu membuatnya pincang.

Kuasa hukum Hendry, David Tobing, menceritakan, peristiwa ini bermula saat kliennya hendak pulang ke Parung, Bogor, kira-kira pukul 01.00 pada Selasa (1/11/2011) dari Terminal Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Hendry yang tengah menunggu angkutan umum tiba-tiba didatangi dua pria tidak dikenal yang menaiki sebuah motor. Wajah keduanya tidak terlihat lantaran ditutupi helm fullface.

Dengan nada tinggi, pria-pria itu mulai membentak Hendry. "Lu Hendry?" ucap David menirukan gaya bicara pelaku. Hendry mengiyakan pertanyaan dua orang itu. Hendry kemudian menanyakan balik nama keduanya.

Namun, sikap Hendry ini langsung disambut dengan nada ketus. "Jangan sok lu!" ujar salah seorang pelaku sambil menendang kaki Hendri. Pelaku juga mengangkat kerah baju Hendry sambil berkata, "Lu lapor ke Polda tujuannya apa?"

Belum sempat berkata-kata, bogem mentah sudah melayang di muka Hendry. "Awas lu terusin laporan. Mati lu! Pulang lu ke kampung!" ujar pelaku sambil meninggalkan Hendry yang tersungkur kesakitan.

Akibat penganiayaan itu, kaki Hendry retak dan pincang. Ancaman tidak hanya terjadi sekali. Pada 2 November 2011, dua pria tak dikenal kembali menghampiri Hendry yang menunggu angkutan di sebuah kawasan di Bogor, Jawa Barat.

"Pelaku juga pakai helm dan dua orang. Kami tidak tahu apakah mereka adalah orang yang sama dengan sebelumnya," kata David.

Kedua orang itu, diakui David, juga mengancam kliennya dengan nada tinggi. "Tetap lu mau lanjut? Mau jadi pahlawan kesiangan lu? Awas lu mati!" ucap salah seorang pelaku yang memepet motornya ke arah Hendry.

Hingga kini, belum diketahui siapa pelaku penganiayaan tersebut. Namun, David menduga kuat penganiayaan terhadap Hendry ada kaitannya dengan laporan kasus dugaan pencurian pulsa yang dilaporkan kliennya ke Polda Metro Jaya pada 14 Oktober 2011.

"Kami duga itu ada kaitannya dengan laporan Hendry soal pulsa karena pelaku menyebut-nyebut soal laporan di Polda saat mengancam Hendry," ujar David.

Hendry dan kuasa hukum akhirnya melaporkan kasus penganiayaan ini ke Polda Metro Jaya pada Kamis (4/11/2011). Di dalam laporannya, Hendry juga menyertakan hasil visum atas kakinya yang pincang. Hendry juga mengajukan permohonan perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). "Bagaimanapun juga dia adalah korban yang perlu dilindungi," kata David.

Sumber Kompas.com

Thursday, November 3, 2011

8 Bentuk Kaki Sebagai Tanda Penyakit Diabetes


8 Bentuk kaki sebagai tanda untuk mendeteksi gejala diabetes. Tahukah anda bahwa kaki bisa dijadikan sebagai parameter sebagai  alat untuk deteksi dini serangan diabetes.  Dalam artikel ini akan disampaikan 8 parameter diabetes atau penyakit gula atau kencing manis yang dapat di deteksi pada kaki secara mudah.


Berikut adalah beberapa ciri kaki yang menunjukkan gejala dini diabetes :

1. Jari bengkok

2. Penonjolan tulang

3. Telapak kaki datar
Staf Divisi Metabolik Endokrin Departemen Ilmu Penyakit Dalam, dr Em Yunir Sp PD KEMD, pada seminar ''Jangan Abaikan Kelainan Kaki Diabetik! Lakukan Deteksi Dini''.

4. Kaki penuh mata ikan dan luka.

5. Penebalan (kalus) pada kulit, rambut, permukaan telapak kaki, dan kuku.

6. Pembengkakan deformitas, mobilitas gerak sendi, warna serta jaringan nekrosis.

7. Diabetes menyebabkan kulit kaki kering dan mudah mengelupas.
Sama halnya dengan kuku kaki yang terlalu tebal atau terlalu rapuh.

8. sela jari kaki banyak luka
''Pemeriksaan diabetes juga bisa dilakukan pada sela jari kaki. Apabila sela jari kaki banyak luka, penderita wajib mewaspadai diabetes,'' katanya.

Pemeriksaan kaki penderita diabetes (diabetisi) harus dilakukan secara menyeluruh. Pemeriksaan dilakukan dengan penelusuran riwayat penyakit diabetes, pemeriksaan kelainan kulit, adanya gangguan pembuluh darah pada tungkai, dan ada tidaknya gangguan saraf (neuropati).

Diabetisi dianjurkan tidak berjalan tanpa alas kaki, menghindari penggunaan bahan kimia atau benda tajam untuk menipiskan penebalan pada telapak kaki, merokok, menggunakan cincin pada jari kaki, dan menggunakan high heel atau sepatu berujung runcing.

Minuman Beralkohol Dapat Picu Kanker Payudara


Ternyata Minuman Beralkohol Picu Kanker Payudara. Dengan meminum tiga gelas minuman beralkohol selama seminggu dapat meningkatkan risiko seorang wanita terkena kanker payudara. Demikian menurut sebuah penelitian.


Perempuan dalam penelitian yang minum 3-6 gelas anggur per minggu, 15 persen lebih mungkin untuk mengembangkan kanker payudara. Klaim ilmuwan ini berdasarkan data yang diambil selama periode 28 tahun.

Penelitian ini menambah bukti-bukti tentang hubungan antara konsumsi alkohol dan peningkatan risiko kanker payudara. Konsumsi dalam jumlah sedang sampai tinggi sebelumnya telah dikaitkan dengan risiko kanker payudara, dan kini efek dari konsumsi dalam jumlah rendah pun sama menakutkan.

Melibatkan 105.986 wanita, penelitian ini dilaksanakan dari tahun 1980-2008 sebagai bagian dari Nurses Health Study. Semua peserta pun diminta menjawab kuesioner secara berkala tentang konsumsi alkohol mereka dan apakah mereka telah didiagnosa dengan kanker payudara.

Selama masa penelitian, ditemukan 7.690 kasus kanker payudara invasif yang didiagnosis.

Namun kasus meningkat dari 333 kasus kanker payudara menjadi 100.000 kasus pada wanita yang minum 3-6 gelas anggur per minggu.

"Risiko yang ditemukan dalam penelitian ini adalah nyata. Jadi meskipun baik bagi jantung, wanita tetap perlu memikirkan efeknya bagi risiko kanker," jelas peneliti Dr Wendy Chen, dari Rumah Sakit Wanita Brigham di Boston, AS.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...