Selasa, 05 November 2013

Cara Budidaya Cacing Sutra


Cara Budidaya Cacing Sutra Terbaru. Cacing sutra merupakan salah satu komoditi yang sangat menarik untuk di budidayakan karena saat ini di Indonesia mulai banyak penggemar ikan hias. Cacing ini merupakan salah satu makanan untuk ikan hias yang baik karena mengandung gizi yang cukup tinggi untuk ikan hias. Cacing sutra memiliki nama latin tubifex sp. di Indonesia cacing sutra dikenal dengan nama cacing rambut atau cacing darah merupakan cacing kecil seukuran rambut berwarna kemerahan dengan panjang sekitar 1-3 cm, dengan tubuh berwarna merah kecoklatan dengan ruas-ruas. Budidaya ikan semakin berkembang, kebutuhan akan pakan mejadi salah satu masalah yang menjadi perhatian serius dari akuakulturis yang bergerak di bidang ini. Salah satu pakan yang menjadi kebutuhan bagi kegiatan budidaya adalah pakan alami. Ada berbagai macam pakan alami yang menjadi perhatian para akuakulturis, seperti fitoplankton, zooplankton, cacing, dan maggot. Pakan alami dikembangkan dengan berbagai tujuan seperti pemenuhan kebutuhan nutrisi, sebagai first feeding dalam pembenihan ikan, dan lain sebagainya.
gambar cacing sutra dalam koloni

Klasifikasi cacing sutra menurut Gusrina (2008) adalah :

Filum   : Annelida
Kelas   : Oligochaeta
Ordo    : Haplotaxida
Famili  : Tubifisidae
Genus  : Tubifex
Spesies: Tubifex sp.

Syarat Hidup Cacing Sutra
Cacing ini memiliki bentuk dan ukuran yang kecil serta ramping dengan panjangnya 1-2 cm, sepintas tampak seperti koloni merah yang melambai-lambai karena warna tubuhnya kemerah-merahan, sehingga sering juga disebut dengan cacing rambut. Cacing ini merupakan salah satu jenis benthos yang hidup di dasar perairan tawar daerah tropis dan subtropis, tubuhnya beruas-ruas dan mempunyai saluran pencernaan, termasuk kelompok Nematoda. Cacing sutera hidup diperairan tawar yang jernih dan sedikit mengalir. Dasar perairan yang disukai adalah berlumpur dan mengandung bahan organik. Makanan utamanya adalah bagian-bagian organik yang telah terurai dan mengendap di dasar perairan tersebut (Djarijah 1996).

Cacing sutera merupakan organisme hermaprodit yang memiliki dua alat kelamin jantan dan betina sekaligus dalam satu tubuh. Berkembangbiak dengan bertelur, proses peneluran terjadi di dalam kokon yaitu suatu segmen yang berbentuk bulat telur yang terdiri dari kelenjaar epidermis dari salah satu segmen tubuhnya. Telur tersebut mengalami pembelahan, kemudian berkembang membentuk segmen-segmen. Setelah beberapa hari embrio dari cacing ini akan keluar dari kokon. Cacing sutera ini mulai berkembangbiak setelah 7-11 hari (Lukito dan Surip 2007).

Induk yang dapat menghasilkan kokon dan mengeluarkan telur yang menetas menjadi tubifex mempunyai usia sekitar 40-45 hari. Jumlah telur dalam setiap kokon berkisar antara 4-5 butir. Waktu yang dibutuhkan untuk proses perkembangbiakan telur di dalam kokon sampai menetas menjadi embrio tubifex membutuhkan waktu sekitar 10-12 hari. Jadi daur hidup cacing sutera dari telur, menetas hingga menjadi dewasa serta mengeluarkan kokon dibutuhkan waktu sekitar 50-57 hari (Gusrina, 2008).

Manfaat Cacing sutra
Cacing rambut merupakan salah satu alternatif pakan alami yang dapat dipilih untuk memberi makan ikan yang anda pelihara, terutama pada saat fase larva hingga benih ataupun untuk ikan hias anda karena memiliki kandungan nutrisi yang baik dan cenderung seimbang dan sangat bagus untuk pertumbuhan ikan.

Cara Budidaya cacing sutra
1.Persiapan Bibit
Bibit bisa dibeli dari toko ikan hias atau diambil dari alam. Catatan : Sebaiknya bibit cacing di karantina dahulu karena ditakutkan membawa bakteri patogen.

2. Persiapan Media
Media perkembangan dibuat sebagai kubangan lumpur dengan ukuran 1 x 2 meter yang dilengkapi saluran pemasukan dan pengeluaran air. Tiap tiap kubangan dibuat petakan petakan kecil ukuran 20 x 20 cm dengan tinggi bedengan atau tanggul 10 cm, antar bedengan diberi lubang dengan diameter 1 cm.

3. Pemupukan

Lahan di pupuk dengan dedak halus atau ampas tahu sebanyak 200 – 250 gr/M2 atau dengan pupuk kandang sebanyak 300 gr/ M2.

Cara pembuatan pupuk :

a. Siapkan kotoran ayam, jemur 6 jam.
b. Siapkan bakteri EM4 untuk fermentasi kotoran ayam tersebut. Cari di toko pertanian atau toko peternakan atau balai peternakan.
c. Aktifkan/Kembangkan bakterinya dengan cara ¼ sendok makan gula pasir  + 4ml EM4 + dalam 300ml air terus diamkan kurang lebih 2   jam.
d. Campur cairan itu ke 10kg kotoran ayamyang dah di jemur tadi, aduk hingga rata.
e. Selanjutnyamasukkan ke wadah yang tertutuprapat selama 5 hari

4. Fermentasi
Bertujuan untuk menaikkan kandungan N-organik dan C-organik hingga 2 kali lipat. Caranya adalah lahan direndam dengan air setinggi 5 cm selama 3-4 hari.

5. Penebaran Bibit
Selama Proses Budidaya lahan dialiri air dengan debit 2-5 Liter / detik

6. Pemeliharaan Cacing Sutra
a.  Lahan uji coba berupa kolam tanah berukuran 8 x 1,5 m dengan kedalaman 30 cm.
b. Dasar kolam uji coba ini hanya diisi dengan sedikit lumpur.
Apabila matahari cukup terik, jemur kolam minimum sehari. Bersamaan dengan itu, kolamdibersihkan dari rumput atau hewan lain yang berpotensi menjadi hama bagi cacing sutra, seperti keong mas atau kijing.
c. Pipa Air Keluar (Pipa Pengeluaran/Outlet)dicek kekuatannya dan pastikan berfungsi dengan baik.Pipa Pengeluaran ini sebaiknya terbuat dari bahan paralon berdiameter 2 inci dengan panjangsekitar 15 cm.
d. Usai pengeringan dan penjemuran, usahakan kondisi dasar kolam bebas dari bebatuan danbenda-benda keras lainnya. Hendaknya konstruksi tanah dasar kolam relatif datar atau tidak bergelombang.
e. Dasar kolam diisi dengan lumpur halus yang berasal dari saluran atau kolam yang dianggapbanyak mengandung bahan organik hingga ketebalan dasar lumpur mencapai 10 cm.
f. Tanah dasar yang sudah ditambahi lumpur diratakan, sehingga benar-benar terlihat rata dantidak terdapat lumpur yang keras.
g. Untuk memastikannya, gunakan aliran air sebagai pengukur kedataran permukaan lumpur tersebut. Jika kondisinya benar-benar rata, berarti kedalaman air akan terlihat sama di semuabagian.
h. Masukkan kotoran ayam kering sebanyak tiga karung ukuran kemasan pakan ikan, kemudiansebar secara merata dan selanjutnya bisa diaduk-aduk dengan kaki.
i.  Setelah dianggap datar, genangi kolam tersebut hingga kedalaman air maksimum 5 cm, sesuaipanjang pipa pembuangan.
j.  Pasang atap peneduh untuk mencegah tumbuhnya lumut di kolam.
k. Kolam yang sudah tergenang air tersebut dibiarkan selama satu minggu agar gas yang dihasilkan dari kotoran ayam hilang. Cirinya, media sudah tidak beraroma busuk lagi.
l. Tebarkan 0,5 liter gumpalan cacing sutra dengan cara menyiramnya terlebih dahulu di dalambaskom agar gumpalannya buyar.
m. Cacing sutra yang sudah terurai ini kemudian ditebarkan di kolam budi daya ke seluruhpermukaan kolam secara merata.
n. Seterusnya atur aliran air dengan pipa paralon berukuran 2/3 inci.

7.  Makanan Cacing Sutra
Karena cacing sutra termasuk makhluk hidup, tentunya cacing sutra tersebut juga butuh makan. Makanannya adalah bahan organik yang bercampur dengan lumpur atau sedimen di dasar perairan. Cara makan cacing sutra adalah dengan cara menelan makanan bersama sedimennya dan karena cacing sutra mempunyai mekanisme yang dapat memisahkan sedimen dan makanan yang mereka butuhkan. Jadi kita juga harus menyediakan makanannya tersebut.

8. Panen
Panen cacing sutera dilakukan setelah budidaya berlangsung beberapa minggu dan berturut-turut bisa dipanen setiap dua minggu sekali. Cara pemanenan cacing suteradengan menggunakan serokhalus/lembut. Cacing sutera yang didapat dan masih bercampur dengan media budidaya dimasukkan kedalam ember atau bak yang diisi air, kira –kira 1 cm diatas media budidaya agar cacing rambut naik ke permukaan media budidaya. Ember ditutup hingga bagian dalam menjadi gelap dan dibiarkan selama enam jam. Setelah enam jam, cacing rambut yang menggerombol diatas media diambil dengan tangan. Dengan cara ini didapat cacing sutera sebanyak 30 – 50 gram/m2 per dua minggu. Untuk mendapatkan cacing rambut yang cukup dan berkesinambungan, panjang parit perlu dirancang sesuai dengan keperluan setiap harinya.

Demikian informasi tentang cara budidaya cacing sutra, selamat mencoba semoga sukses beternak cacing sutranya.

Senin, 04 November 2013

Trik Mesra Dengan Pasangan

Trik Mesra Dengan Pasangan. Semua pasangan suami istri pasti mendambakan bagaimana memiliki hubungan yang sangat romantis dan menyenangkan terutama saat sedang bercinta karena menurut para ahli kesehatan yang dibutuhkan adalah kwalitas bukan kuantitas bercinta. Beberapa orang ahli membagi kalau di dalam tubuh manusia terdapat sebuah elemen yaitu hati atau perasaan jadi setiap orang pasti ingin merasakan dicintai. Oleh karena itu untuk membuktikan bahwa anda mencintai pasangan anda memerlukan sesuatu yang membuatnya dapat merasakan hal tersebut secara sempurna.

Dalam melakukan percintaan dengan pasangan maka ada beberapa hal yang harus dipenuhi untuk mendapatkan kwalitas yang baik :

1. Tentukan Waktu Bercinta
Cara ini akan membuat anda menjadi lebih romantis dengan pasangan anda karena sama seperti pacaran dulu untuk ketemu saja mungkin perlu waktu satu minggu sekali, jadi jika anda memiliki jadwal bercinta dengan pasangan anda maka akan timbul suatu sensa yang berbeda salain itu akan membuat mod anda untuk melakukan hubungan dengan pasangan lebih baik dari pada tanpa ada jadwal.

Victoria Zdrok Wilson, JD, PhD dalam bukunya menyampaikan bahwa merencanakan hal romantis untuk pasangan yang sudah resmi menikah akan menimbulkan suatu rasa romantis ya di kedua pasangan tersebut.

2. Matikan Alat Komunikasi
Di era tehnologi sekarang ini hampir semua orang memiliki alat komunikasi baik itu berupa handphone, tablet, dll. Alat ini memang sangat bermanfaat untuk berkomunikasi tetapi saat sedang bercinta alat ini dapat sangat menggangu jadi untuk menghindari ganguan dari alat komunikasi sebaiknya pada jadwal yang sudah anda sepakati dengan pasangan sebaiknya di matikan saja semua alat komunikasi anda.

3. Coba Pengalaman Baru
Cobalah berdiskusi dengan pasangan anda untuk mencoba cara tertentu karena ada kalanya cara yang baru akan membuat anda merasa lebih menarik dan menyenangkan tetapi untuk menghindari beban dari pasangan anda maka sebaiknya dilakukan komunikasi apakah cara ini tidak menggangu pasangan anda.

4.  Diskusi
Untuk mengerti keinginan pasangan anda maka anda perlu menanyakan langsung dengan pasangan anda pada saat bercinta anda diwaktu yang lain bagaimana posisi yang menarik menurut pasangan anda. Untuk menghindari kesalah pahaman maka komunikasi ini sangat di perlukan karena anggapan anda bisa saja salah kalau tidak ada diskusi dengan pasangan anda apakah cara ini disukai atau tidak.

Saat berdiskusi sebaiknya anda membahas hal - hal yang erlu diperbaiki atau disenangi oleh pasangan anda agar percintaan anda menjadi lebih menyenangkan.


6. Jangan Menolak Seks
Jika anda sudah memiliki jadwal maka sebaiknya anda menghindari untuk melanggarnya karena menurut beberapa riset bahwa hubungan intim dapat mengobati berbagai jenis penyakit mulai dari sakit kepala, mengurangi stres, membuat tidur lebih nyenyak dan membuat kemarahan mereda. Jadi sebaiknya jangan menolak seks saat pasangan anda mengajak tetapi yang perlu dilakukan adalah bagaimana anda dapat menikmantinya dan bukan menggangap sebagai beban.

7. Jaga Kesehatan dan Penampilan
Kesehatan dan penampilan  adalah dua hal yang sangat erat kaitannya karena pasangan anda akan sangat menyenangi anda jika penampilan anda masih tetap atau lebih baik tetapi jika penampilan anda menjadi berkurang maka pasangan anda juga akan memiliki mood yang berkurang untuk bercinta dengan anda. 

Kesehatan sangat berpengaruh terhadap libido karena pada kondisi tubuh yang kurang sehat maka libido akan menurun sehingga gairah anda juga akan menurun. Menurut Dr. Zdrok Wilson keinginan untuk bercinta pada saat sakit akan menurun pada saat orang mengalami sakit. Oleh karena itu untuk memiliki hubungan yang tetap harmonis dengan pasangan anda maka sebaiknya anda tetap menjaga kesehatan dengan makan dan minum yang cukup serta berolahraga.

Demikian tip cara untuk bercinta dengan pasangan, semoga informasi ini dapat membantu dan bermanfaat. 

Tingkat Taksonomi Tumbuhan

Tingkat Taksonomi Tumbuhan. Untuk memudahkan penentuan hubungan kekerabatan dan memperlancar pelaksanaan penggolongan tumbuhan, maka diadakan kesatuan-kesatuan taksonomi yang berbeda-beda tingkatnya. Sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang dicantumkan dalam Kode Tatanama, maka suatu individu tumbuhan dapat dimasukkan dalam tingkat-tingkat kesatuan taksonomi sebagai berikut (dalam urutan menurun, beserta akhiran-akhiran nama ilmiahnya) : 

- Dunia tumbuh-tumbuhan (Regnum Vegetabile) 
- Divisi (divisio -phyta) 
- Anak divisi (sub divisio -phytina) 
- Kelas (classis -opsida, khusus untuk Alga –phyceae) 
- Anak kelas (subclassis –idea) 
- Bangsa (ordo –ales) 
- Anak bangsa (subordo –ineae) 
- Suku (familia –aceae) 
- Anak suku (subfamilia –oideae) 
- Puak (tribus –eae) 
- Anak puak (subtribus –inae) 
- Marga (genus; nama ilmiah marga dan semua tingkat di bawahnya tidak diseragamkan akhirannya) 
- Anak marga (subgenus) 
- Seksi (sectio) 
- Anak seksi (subsectio) 
- Deret (series) 
- Anak deret (subseries) 
- Jenis (species) 
- Anak jenis (sub species) 
- Varietas (varietas) 
- Anak varietas (subvarietas) 
- Forma (forma) 
- Anak forma (subforma) 
Urutan tingkat-tingkat kesatuan taksonomi itu tidak boleh diubah atau dipertukarkan. Dengan tidak memperhatikan tingkatnya maka setiap kesatuan taksonomi tersebut (misalnya suku, jenis, varietas) masing-masing disebut takson. 

Tipe Tatanama Tumbuhan.
Untuk menghindari kekacauan dalam pemakaian nama ilmiah maka Kode Internasional Tatanama Tumbuhan (KITT) menetapkan bahwa penerapan nama-nama takson dari tingkat suku ke bawah ditentukan berdasarkan tipe tatanama. Suatu tipe tatanama adalah salah satu unsur penyusun takson yang selalu dikaitkan dengan nama takson yang bersangkutan untuk selama-lamanya. 

Tipe tatanama tidak perlu merupakan unsur atau spesimen atau contoh yang paling khas daripada takson; tipe hanyalah suatu unsur yang selamanya dikaitkan dengan nama. 

Tipe yang digunakan dalam tatanama secara umum adalah : 
1. Holotipe (= holotypus),
Holotipe (= holotypus) ialah suatu spesimen atau unsur lain yang dipakai oleh seorang pengarang atau ditunjuk olehnya sebagai dasar waktu pertama kali mengusulkan nama jenis baru. Selama holotipe masih ada, penerapan nama yang bersangkutan dengannya dapat dipastikan secara otomatis. Kalau pengarang yang mempertelakan suatu takson tidak menentukan holotipe, atau kalau holotipe hilang maka tipe pengganti atau tipe baru dapat ditunjuk untuk menggantikannya. 
2. Tipe pengganti (= Lectotype), 
Tipe pengganti (= Lectotype) ialah suatu spesimen atau unsur lain dari spesimen-spesimen asli (isotope atau sintipe) yang dipilih untuk menjadi tipe tatanama, kalau holotipe tidak ditentukan atau holotipe hilang atau hancur. 
3. Isotipe (= Isotype), 
Isotipe (= Isotype) ialah duplikat (bagian dari suatu nomor koleksi yang dikumpulkan dalam waktu yang sama) dari holotipe. 
4. Sintipe (= Syntypus),
Sintipe (= Syntypus) ialah salah satu daripada beberapa spesimen atau contoh yang disebutkan pengarang kalau holotipe tidak ditentukan, atau sslah satu daripada beberapa spesimen yang bersama-sama ditunjuk sebagai tipe. 
5. Tipe baru (= Neotypus), 
Tipe baru (= Neotypus) ialah spesimen yang dipilih untuk menjadi tipe tatanama, kalau holotipe hilang atau rusak dan tidak mungkin untuk menunjuk tipe pengganti karena tidak adanya isotope atau sintipe. 

Nama-nama baru yang diusulkan untuk mengganti nama-nama lain, ataupun nama-nama kombinasi baru yang berasal dari nama-nama sebelumnya, haruslah memakai tipe-tipe tatanama dari namanama yang lebih tua atau yang digantinya. 

Salah satu asas penting dalam Kode Tatanama yaitu kesatuan taksonomi hanya boleh mempunyai satu nama ilmiah yang tepat, yaitu nama tertua yang sesuai dengan peraturan-peraturan. Hal ini diadakan untuk mengatasi kemungkinan dipakainya beberapa nama ilmiah yang berlainan untuk suatu takson yang sama (sinonim). Sebaliknya peraturan yang sama juga perlu untuk menghindari pemakaian satu nama ilmiah yang sama untuk beberapa taksa yang berbeda (homonim). 

Untuk menghindari penggonta-gantian nama marga dan suku yang timbul sebagai akibat penerapan peraturan-peraturan (terutama asas prioritas) secara konsekuen, maka beberapa nama diawetkan untuk terus dipertahankan pemakaiannya, misalnya: 
Palmae = Arecacea, Graminae = Poaceae, Cruciferae = Brassicaceae, 
Leguminosae = Fabaceae, Guttiferae = Clusiaceae, Umbelliferae = Apiaceae, 
Labiatae = Lamiaceae, Compositae = Asteraceae 

Demikian informasinya semoga dapat membantu dan bermanfaat bagi anda.

Manfaat Merokok Bagi Kesehatan


Manfaat Merokok Bagi Kesehatan. Anda tentu sering mendengar berita tentang bahayanya merokok terhadap kesehatan tubuh kita terbukti di kemasan rokok juga di tuliskan bahwa merokok dapat menyebabkan kangker, serangan jantung, impotensi, ganguan kehamilan dan janim. Tetapi tahukah anda merokok juga memiliki manfaat yang sangat menarik dan berguna bagi kesehatan. Dalam artikel kali ini konsultasi sawit mencoba untuk memaparkan beberapa fakta tentang rokok dan manfaat dari merokok tersebut. 
Inilah beberapa fakta manfaat dari merokok menurut beberapa penelitian yang tanpa sengaja saya temukan:

1. Menurut Woodrow Wyatt, peneliti dari Inggris dalam artikel yang di muat di The Times (Juli 1994), orang merokok di Glasgow tidak lebih banyak dari mereka yang ada di Bournemouth (kota sebelah selatan Glasgow). Tapi ternyata angka penderita penyakit jantung di Glasgow lebih banyak dari pada di Bournemouth.

2. Orang Yunani yang mendapat subsidi tembakau dari Uni Eropa, merupakan perokok terberat di dunia, namun angka rata-rata penderita kanker wanita terendah dan terendah kedua bagi pria. Demikian pula untuk penyakit jantung dan pernafasan, sangat sedikit. Hal ini di sebabkan orang Yunani banyak mengkonsumsi ikan dan minyak zaitun yang mengandung lemak tak jenuh ganda.

3. Seorang ahli THT ternama di AS mengatakan, bahwa ia menyarankan pada mantan perokok yang terserang batuk, untuk menghisap dua batang rokok sehari, dan hal itu menyembuhkan mereka.

4. Dr. James Le Fanu di AS menulis: “Perokok mempunyai resiko 50% lebih sedikit terkena penyakit alzheimer (pikun), dan banyak perokok yang mempunyai perlindungan lebih banyak dari penyakit ini.” The New England Journal of Medicine tahun 1985 menulis, para perokok yang terkena kanker endometrik kandungan 50% lebih sedikit daripada nonperokok.

5. Menurut artikel di Journal of The American Medical Association, penyakit kanker usus dan ulcerative, 30-50% lebih besar berpotensi menyerang nonperokok.

6. The American Government’s Health and Nutrition Examination Survey, menemukan kemungkinan osteoarthritis menyerang perokok berat 5 kali lebih kecil daripada nonperokok.

7. Menurut Prof. Petrus Budi Santoso, rokok bisa menolong manusia dari terkaman parkinson (sindrom yang membuat organ tubuh bergetar liar dan susah di kontrol). Sebab, dalam rokok terdapat nikotin yang dapat menghambat berkurangnya sel-sel di otak, yang mengakibatkan gangguan pada saraf. Ahli penyakit saraf di Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga itu mengaku pernah meneliti dampak nikotin terhadap parkinson pada tahun 1987. Ia meneliti 100 pria perokok dan 100 pria tak merokok, yang semuanya penderita parkinson. Mereka rata-rata berusia di atas 50 tahun. “Ternyata mereka yang perokok tidak cepat parah penyakitnya,” katanya.

8. Di Inggris, pada akhir perang dunia ke dua, penderita jantung mengalami penurunan secara drastis padahal jumlah perokok waktu itu sangat tinggi.

Berikut adalah manfaat yang di dapat dengan merokok :
  1. Perokok pasif lebih berbahaya daripada perokok aktif, maka untuk mengurangi resiko tersebut aktiflah merokok.
  2. Menghindarkan dari perbuatan jahat karena tidak pernah ditemui orang yang membunuh, mencuri dan berkelahi sambil merokok.
  3. Mengurangi resiko kematian: Dalam berita tidak pernah ditemui orang yang meninggal dalam posisi merokok.
  4. Berbuat amal kebaikan: Kalau ada orang yang mau pinjam korek api paling tidak sudah siap/tidak mengecewakan orang yang ingin meminjam.
  5. Baik untuk basa-basi/keakraban: Kalau ketemu orang misalnya di Halte  kita bisa tawarkan rokok.Kalau basa-basinya tawarkan uang kan gak lucu.
  6. Memberikan lapangan kerja bagi buruh rokok, dokter, pedagang asongan dan perusahaan obat batuk.
  7. Bisa dipake alasan untuk tambah gaji karena ada post untuk rokok dan resiko baju berlubang kena api rokok.
  8. Bisa menambah suasana pedesaan/nature bagi ruangan ber AC dengan asapnya sehingga seolah berkabut.
  9. Menghilangkan bau wewangian ruang bagi yang alergi bau parfum.
  10. Kalau kendaraan mogok karena busi ngadat tak ada api, maka sudah siap api.
  11. Membantu program KB dan mengurangi penyelewengan karena konon katanya merokok bisa menyebabkan impoten.
  12. Melatih kesabaran dan menambah semangat pantang menyerah karena bagi pemula merokok itu tidak mudah, batuk dan tersedak tapi tetap diteruskan (bagi yang lulus).
  13. Untuk indikator kesehatan: Biasanya orang yang sakit pasti dilarang dulu merokok, jadi yang merokok itu pasti orang sehat.
  14. Menambah kenikmatan: Sore hari minum kopi dan makan pisang goreng sungguh nikmat. Apalagi ditambah rokok!
  15. Tanda kalau sudah pagi, kita pasti mendengar ayam merokok.
  16. Anti maling, waktu perokok batuk berat di malam hari.
  17. Membantu shooting film keji, rokok digunakan penjahat buat nyundut jagoan yang terikat di kursi… Hai,... penderitaan itu pedih, jendral…!!!
  18. Film Koboi pasti lebih gaya naikkuda sambil merokok , soalnya kalau sambil ngupil susah betul..
  19. Film lebih cool soalnya kalo meledakan mobil atau pom bensin butuh rokok yang disentil ke bensin yang tercecer,
  20. Teman boker yang setia.
  21. Bahan inspirasi dan pendukung membuat Tugas Akhir, sehingga seharusnya dicantumkan ucapan terima kasih untuk rokok pada kata sambutan.
  22. Kalau ada yang nagih hutang,, ajak ngobrol aja sambil ngopi dan merokok.. pasti gak jadi nagihnya.
  23. Kalau anak anda pingin ngetop, sejak lahir ajari merokok .. pasti masuk Infotainment / TV

Bagi laki2 yang mau dikejar2 wanita cantik.. coba aja kalau ada gadis cantik lewat sundut tuh pantatnya dengan rokok.. pasti dia ngejar2 terus.. coba aja..

Demikian informasi tentang manfaat merokok anda boleh menanggapi positif atau sebaliknya, semoga artikel ini menarik untuk di baca.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...