Laman

Friday, November 23, 2012

Penyebab Perempuan Dewasa Jerawatan


Penyebab Perempuan Dewasa Jerawatan. Tahukah anda kalau orang yang sudah dewasa juga dapat mengalami jerawatan. Menurut survei yang dilakukan Massachusetts General Hospital, jerawat yang baru muncul saat dewasa bukan merupakan barang langka. Sebanyak 45 persen perempuan mengalaminya di usia 21-30 tahun, 26 persen di usia 31-40 tahun, sedangkan 12 persen di usia 41-50 tahun.

Ternyata penyebabnya menurut Dr Bethanee Jean Schlosser dari Northwestern University sangat beragam alias multifaktorial. Namun menurutnya, salah satu faktor penyebab yang cukup signifikan adalah hormon androgen yang kadarnya meningkat pada perempuan dewasa.

"Seiring bertambahnya usia perempuan, kadar androgen (hormon yang ada pada laki-laki maupun perempuan) meningkat," kata Dr Schlosser seperti dikutip dari Foxnews, Kamis (22/11/2012).

Pemeriksaan hormon menurut Dr Schlosser perlu dilakukan apabila munculnya jerawat juga disertai tumbunya rambut halus yang berlebihan di seluruh badan. Gangguan hormon bisa juga ditandai dengan suara yang membesar pada perempuan, atau siklus menstruasi yang jadi tidak teratur.

Untuk jerawat yang disebabkan oleh pengaruh hormon, obat-obat hormon termasuk pil KB maupun spironolactone yang menurunkan kadar androgen sering diresepkan untuk mengatasinya. Tentu saja harus dengan pengawasan dokter, supaya efek sampingnya bisa dikontrol.

Obat jerawat yang sering dipakai anak remaja kadang tidak manjur ketika dipakai oleh orang dewasa. Sebagai gantinya, beberapa dokter menganjurkan pembersih yang mengandung benzoyl peroxide atau sasam salisilat. Jangan digosok lebih dari 2-3 kali dalam sepekan.

Meski belum terbukti secara ilmiah, diet disebut-sebut juga bisa mempengaruhi kemunculan jerawat pada perempuan di usia dewasa. Beberapa studi berskala kecil menunjukkan, diet susu dan produk-produk turunannya bisa meningkatkan risiko jerawatan di usia dewasa.

Demikian informasinya semoga bermanfaat.

No comments:

Post a Comment