Laman

Monday, October 24, 2011

Video Tukang Kebun Nyelonong Lewat Depan SBY

Video tukang kebun nyelonong lewat depan SBY. Ada kejadian lucu nih yang terjadi pada acara pembukaan ASEAN FAIR di Nusa Dua Bali, Senin, 24 Oktober, 2011, seorang tukang kebun dengan santainya tiba-tiba nyelonong masuk dengan sepeda onthel-nya dan lewat di depan tempat duduk SBY, kontan saja bapak tua tersebut langsung diamankan Paspampres. Pada saat kejadian tersebut terjadi Presiden dan undangan katanya sedang menyaksikan atraksi akrobatik pesawat TNI di udara, anda tertarik untuk melihat videonya ? 

Berikut adalah video tukang kebun nyelonong lewat depan SBY pada acara pembukaan ASEAN FAIR di Nusa Dua Bali, Senin, 24 Oktober, 2011.



Acara pembukaan ASEAN Fair di kawasan Nusa Dua, Bali, Senin (24/10) pagi, diwarnai kejadian memalukan di depan para Menteri Pertahanan se-ASEAN, atas bobolnya pengamanan kepresiden. Tiba-tiba saja seorang tukang kebun yang mengendarai sepeda onthel menembus barikade pengamanan hingga berada tepat di depan panggung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Acara pembukaan ASEAN Fair oleh Presiden SBY awalnya berjalan lancar. Namun, di tengah acara arak-arakan pawai budaya dan aksi akrobat pesawat udara, terjadilah peristiwa yang memalukan. Pengamanan ring satu Presiden bobol.

Di saat semua tamu dan tim pengamanan yang menjaga ketat acara, termasuk Pasukan Pengamanan Presiden, tertuju ke atas melihat jalannya akrobatik pesawat, tiba-tiba seorang bapak tua yang bekerja sebagai tukang kebun di Hotel Nusa Dua menembus berikade pengamanan hingga masuk tepat di depan panggung kehormatan Presiden.

Disaksikan tamu undangan, tukang kebun itu langsung diamankan Paspampres dan ditarik keluar area. Juru Bicara Kepresiden Julian Aldrin Pasha mengatakan Presiden tidak marah, namun akan tetap memintai penjelasan tim pengamanannya.

Semoga saja insiden memalukan di hadapan tamu undangan mancanegara tidak kembali terulang. Apalagi pertengahan November nanti akan digelar ASEAN Summit yang akan dihadiri sejumlah kepala negara, termasuk Presiden Amerika Serikat Barack Obama

No comments:

Post a Comment