Laman

Sunday, July 24, 2011

contoh surat lamaran dan tips agar langsung diterima kerja

Anda baru saja selesai sekolah atau kuliah dan ingin membuat surat lamaran berikut ini adalah Tips menulis surat lamaran kerja. Bagi yang pernah mempelajari surat-menyurat atau pernah kursus mengetik mungkin sudah tidak diperlukan lagi, namun bagi yang belum pernah sangat perlu sekali, khususnya yang sedang mencari pekerjaan.

Walaupun surat lamaran pekerjaan bukanlah faktor yang terpenting agar diterima kerja, namun surat lamaran kerja adalah point paling awal dalam proses penerimaan karyawan. Oleh karena itu kesan yang disampaikan harus baik bagi tim HRD.
Contoh Surat Lamaran Kerja
Umumnya perusahaan cukup memandang surat lamaran atau cover letter sebagai bagian penting dari seluruh dokumen lamaran Anda. Karena itu penting sekali bagi Anda untuk menuliskan surat lamaran yang baik.

Berikut ini adalah tips menulis surat lamaran kerja:

1. Penulisan Nama Yang Benar
Jika Anda mengirimkan lamaran pada banyak perusahaan, pastikan Anda menuliskan nama perusahaan yang benar pada surat lamaran Anda. Kesalahan penulisan nama ini bisa dianggap Anda tidak serius dalam melamar, atau mencerminkan Anda ugal-ugalan sifatnya.

2. Singkat dan Padat
Surat lamaran jangan bertele-tele. Tuliskan surat lamaran perkerjaan Anda dengan singkat dan padat. Gunakan bahasa yang mudah. Gunakan kata-kata yang biasa digunakan dan resmi. Tidak perlu berusaha untuk mengesankan pembaca Anda dengan menggunakan kata-kata yang sulit.

Jangan menulis surat lamaran Anda lebih dari satu halaman. Perusahaan biasanya menerima ratusan surat lamaran jika mereka memasang iklan lowongan kerja. Surat lamaran yang terlalu panjang tidak efektif, bisa-bisa langsung masuk keranjang sampah.

3. Rapi dan Bersih
Gunakan program komputer untuk menuliskan surat lamaran Anda. Dengan begitu Anda dapat menuliskan surat lamaran yang rapi dan bersih sehingga mudah dibaca. Jangan sampai juga penulisan menggunakan tinta printer yang rusak sehingga tulisan menjadi jembret.

Menulis surat lamaran dengan tulisan tangan, hanya perlu jika menjadi persyaratan saja, dan saat ini hampir dikatakan tidak ada perusahaan mensyaratkan hal ini. Hindari menggunakan tip-ex atau sejenisnya dalam surat lamaran Anda.

Isi Surat Lamaran

Pembukaan
Sebutkan dimana Anda mendapatkan informasi tentang lowongan kerja tersebut. Contohnya, Anda bisa menyebutkan bahwa Anda mengetahui lowongan kerja tersebut dari iklan di surat kabar, iklan lowongan kerja di Internet, atau dari seorang teman Anda.

Pekerjaan Anda sekarang
Ceritakan secara singkat posisi dan bidang pekerjaan Anda saat ini. Anda juga perlu menceritakan secara singkat pencapaian utama Anda dalam pekerjaan tersebut. Agar memberikan gambaran yang lebih baik, berikan informasi secara kuantitatif. Misalnya, “Saya membawahi 3 orang junior manager”. Yang perlu Anda perhatikan di sini, tuliskan hanya hal-hal yang relevan dengan pekerjaan yang Anda lamar. Baca dengan baik persyaratan yang dibutuhkan dalam iklan lowongan pekerjaan tersebut. Jika pekerjaan yang Anda lamar adalah di bidang marketing research, Anda mungkin tidak perlu menceritakan pencapaian Anda di bidang logistik.

Pendidikan
Jika latar belakang pendidikan perlu diinformasikan, tuliskan secara singkat pendidikan tertinggi Anda. Jika Anda pernah mendapatkan pendidikan di sekolah yang cukup dikenal, ada baiknya Anda menuliskannya di surat lamaran.

Penutup
Dalam penutup ingatkan pembacanya bahwa Anda mempunyai keinginan kuat untuk mendapatkan pekerjaan tersebut. Ada baiknya Anda menyatakan kapan saat terbaik Anda bisa dihubungi untuk proses selanjutnya. Dan jangan lupa ucapkan “Terima kasih”.

Proof Read
Proof read artinya membaca kembali seluruh tulisan Anda dan memastikan semuanya sudah benar. Pastikan tidak ada kesalahan pengejaan, tidak ada kata-kata yang diulang atau repetitif, dan tata bahasa (grammar) yang digunakan sesuai. Dalam program MS Word Anda bisa menggunakan spell and grammar checker.

No comments:

Post a Comment